-->

Kebiasaan Pengguna Handphone Bisa Berakibat Rusak Fatal

Wahanarupa.com - Penggunaan Handphone, sudah menjadi sebuah kebutuhan primer. Ternyata kebiasaan pengguna Handphone seperti yang akan kami bahas ini bisa berakibat rusak fatal.

Kerusakan yang bisa berdampak handphone tidak bisa digunakan lagi (butuh penanganan khusus agar bisa diperbaiki), walaupun kondisi fisik masih bagus dan layak digunakan.

Kebiasaan ini terbilang sangat sepele, khususnya untuk anda yang membeli handphone baru. Penting untuk mengetahui kebiasaan yang akan kami bahas dalam artikel ini.

Karena ini juga bisa saja menyangkut privasi dan juga keamanan file data anda dalam menggunakan handphone.

Kebiasaan apa yang bisa memicu kerusakan fatal handphone?

Mungkin anda akan menebak bahwa kebiasaan dalam perawatan, misalnya penggunaan aplikasi yang terlalu banyak atau mungkin karena perawatan yang lain.

Jika berhubungan dengan perawatan fisik, sebenarnya sudah pernah kami bahas diartikel (Baca juga: Ketahui Bagian Handphone yang Mudah Rusak) dalam artikel tersebut membahas apa saja yang sering sekali rusak pada handphone.

Namun, untuk saat ini dengan perkembangan teknologi yang saat pesat dan juga fitur keamanan semakin canggih. Kebiasaan pengguna handphone yang mengganggap kurang penting malah justru bisa berakibat fatal


Sabagai contoh beberapa hal berikut ini:

#Email akun
Ketika anda membeli handphone baru, penting untuk mengatur sendiri baik akun Email, kode pola dan lain sebagainya.

Terkadang kita membeli handphone baru meminta bantuan penjual untuk membuatkan akun Email, pokoknya terima beres.

Padahal ini sangat berbahaya, bisa saja penjual nantinya lupa dan anda juga tidak mengetahui akun Email anda sendiri sehingga anda akan kesulitan saat membutuhkan akun Email nantinya.

Dengan tidak menegetahui alamat dan kata sandi Email yang telah terpasang di handphone, ini bisa saja berakibat kerusakan fatal.

Seperti beberapa waktu lalu yang pernah kami bahas, bahwa alamat Email dalam handphone sangatlah penting. Untuk anda pengguna android, mau tidak mau harus tahu bahayanya FRP (Factory Reset Protect)

Sebuah fitur yang akan aktif, jika smartphone android dilakukan hardreset secara paksa, untuk lebih detailnya bisa anda baca disini

Sedangkan untuk anda yang menggunakan iPhone dengan layanan iCloud, juga bisa berakibat fatal jika sampai iPhone terkunci (lock iCloud) seperti yang sudah pernah kami bahas disini


#Login akun sembarangan
Melakukan login akun Email di berbagai perangkat sembarangan juga bisa memicu kerusakan handphone yang fatal.

Sebagai contoh, ketika anda meminjam handphone atau komputer untuk login akun Email yang menjadi akun utama handphone anda. Sebaiknya lakukan logout dengan baik dan benar.

Pastikan akun anda benar-benar sudah keluar dan aman tidak anda ancaman dibobol. Karena ini bisa saja berakibat fatal untuk handphone seperti test yang sudah pernah kami lakukan di artikel ini (Baca juga: Bahaya membeli akun Email, Email bukan dengan identitas sendiri)


#Pola lockscreen
Menggunakan kode pola memanglah perlu jika handphone anda menyimpan file atau data penting. Namun kebiasaan menggunakan pola ini ternyata juga menyumbang kebiasaan yang bisa mengakibatkan rusak fatal pada handphone

Ketika dalam keadaan terkunci, bisa saja orang lain akan mencoba memaksa membukanya dan yang terjadi handphone akan terkunci secara permanen. Yang mengakibatkan harus melakukan flash ulang.

Baca juga: Banding: Apa Aplikasi Browser Terbaik Untuk Handphone?


Itulah kebiasaan pengguna handphone yang sebenarnya sangat sepele dan bahkan tidak terpikirkan oleh kita. Namun bisa mengakibatkan kerusakan yang fatal.

Agra lebih aman dalam menggunakan handphone, biasakan untuk membuat akun sendiri dan mencatatnya agar tidak kelupaan.

Pastikan handphone anda terhindar dari tangan-tangan jail yang bisa saja mencoba membobol keamanan handphone anda
Advertisemen

Advertisemen
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui Kontak.
Artikel Lainnya:
Disqus Comments